Berlokasidi hotel Alila SCBD di lantai 25 dan 26, restoran ini menawarkan pemandangan menawan berbagai gedung pencakar langit seperti gedung Bursa Efek Indonesia dan pusat perbelanjaan Pacific Place.
7Motif Khas Batik Betawi Motif pencakar langit Pada motif ini menggambarkan gedung-gedung tinggi seperti yang sering kita temui di Jakarta. Di antara gedung-gedung tersebut terdapat ondel-ondel yang merupakan maskot Betawi. Gambar pada motif tersebut menandakan bahwa semaju apapun Jakarta saat ini, ondel-ondel akan selalu menjadi salah satu
amboix amensalisme amboi p kata seru yg menyatakan rasa heran, kasihan, atau kagum: --, alangkah indahnya awan di langit itu ambril ĺ amril ambring-ambringan a tidak keruan (hilang akal dsb); berantakan ambruk v 1 roboh; runtuh: gedung yg belum lama ini diresmikan sudah --; 2 jatuh sakit: krn kecapaian ia --; 3 bangkrut; pailit (tt usaha
Melansirdari unggahan akun YouTube Muhammad Jaelani Manjut, berikut 7 motif Batik Betawi yang perlu Anda diketahui : 1. Motif Pencakar Langit Motif ini menggambarkan ondel-ondel sebagai maskot Betawi yang berdiri kokoh di antara bangunan-bangunan pencakar langit, kemajuan teknologi, dan derasnya komunikasi modern di Jakarta.
Beberapamotif batik yang dimaksud antara lain berupa motif pencakar langit, motif tugu monas, motif jali-jali, motif rasamala, motif burung hong, motif pengantin betawi, motif penari ngaronjeng, motif si pitung, motif topeng, motif pedagang kerak telor serta motif gambang romong. 1. Motif Pencakar Langit
cara mengatasi kucing betina tidak mau kawin. Origin is unreachable Error code 523 2023-06-15 235915 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d7ec3f668bd0a60 • Your IP • Performance & security by Cloudflare
Indonesia kaya akan beragam batik yang disesuaikan dengan budaya suatu daerah. Salah satunya adalah Provinsi DKI Jakarta. Di wilayah ini, terdapat batik betawi yang memiliki warna mencolok dan motif unik. Motif batik tersebut kebanyakan dibuat berdasarkan sejarah Jakarta pada masa lalu, dikutip dari laman Dinas Kebudayaan Jakarta, Kamis 19/5/2022. Motif batik betawi yang menggambarkan sejarah dan budaya Jakarta, mulai dari gambar ondel-ondel, Sungai Ciliwung, kesenian musik tradisional tanjidor, hingga Peta Ceila. Adapun pembuatan batik di Jakarta dimulai pada abad ke-19 saat rumah mode Met Zeller dan Van Zuylen mulai memproduksi batik berkualitas yang diminati kalangan elit Belanda, China, dan pribumi. Awalnya motif batik betawi itu dibuat dengan mengambil inspirasi dari corak daerah pesisir utara Pulau Jawa. Namun, seiring perkembangan zaman, motif batik mulai dipengaruhi oleh kebudayaan China hingga kaligrafi Timur Tengah. Berikut ini adalah daftar motif batik betawi yang khas dengan kebudayaan dan sejarah Jakarta. Ragam motif batik Betawi 1. Motif pencakar langit Motif batik ini bisa disebut sebagai pencakar langit karena gambarnya berupa gedung-gedung tinggi, cukup mencerminkan keadaan Kota Jakarta yang penuh bangunan, dilansir dari laman Museum Nusantara. Kemudian, ada juga gambar ondel-ondel di sela-sela gedung itu. Orang-orangan berukuran besar tersebut dikenal sebagai salah satu ikon budaya betawi. Motif batik pencakar langit bermakna, meski Jakarta sudah maju dan modern, ondel-ondel merupakan budaya yang akan terus ada dan sudah menjadi sebuah identitas dari kota ini. 2. Motif jali-jali Motif jali-jali menjadi motif khas batik betawi karena dulu pohon tersebut banyak tumbuh di Jakarta. Walau saat ini keberadaan pohon jali-jali sudah jarang ditemui, keberadaan tanaman tersebut bisa dikenang melalui motif batik ini. Pada masa lalu, saat pohon jali-jali masih banyak tumbuh di Jakarta, anak-anak sering menjadikan buahnya sebagai kalung maupun gelang. Selain dijadikan motif batik, pohon jali-jali juga diabadikan lewat lagu tradisional Jakarta berjudul "Jali-jali". 3. Motif Salakanagara Berikutnya ada motif salakanagara yang dibuat berdasarkan keberadaan Gunung Salak. Konon, banyak warga Jakarta yang percaya bahwa Gunung Salak punya kekuatan besar yang bisa menjaga kawasan Batavia, salah satu nama Jakarta pada masa lalu tepatnya sejak tahun 1619, dilaporkan oleh Rabu 23/6/2021. Motif ini juga bernilai sejarah, yakni mengangkat tema dari sebuah kerajaan yang wilayah kekuasaannya meliputi sisi barat Pulau Jawa, termasuk Jakarta. Dilansir dari Selasa 18/5/2021, Kerajaan Salakanagara berdiri pada tahun 130-362 Masehi. Kerajaan ini dipercayai sebagai kerjaan tertua di nusantara. Namun, karena minimnya bukti keberadaan kerajaan tersebut, maka Kerajaan Kutai yang lebih dikenal sebagai kerjaan pertama di nusantara. 4. Motif Nusa Kelapa Motif ini juga mengandung nilai sejarah karena menggambarkan Jakarta pada masa lalu sebagai daerah yang asri, dengan adanya pepohonan dan persawahan. Namun, akhirnya berubah menjadi kota besar dengan penduduk dan bangunan yang padat. Sementara itu, nama motifnya diambil dari Peta Ceila yang dibuat pada 1482 hingga 1521 Masehi. Berdasarkan peta tersebut, diketahui bahwa nama asli Jakarta adalah Nusa Kelapa. Seiring berjalannya waktu, namanya juga sempat berubah menjadi Sunda Kelapa, kemudian jadi Jayakarta, Batavia, dan Jakarta. 5. Motif rasamala Penting untuk mengenali ciri khas motif batik Betawi saat mempelajari budaya. Sesuai namanya, motif batik rasamala berasal dari pohon rasamala. Pada masa lalu, masyarakat Betawi percaya bahwa pohon tersebut cukup sakral, bahkan bisa memberikan perlindungan. Wangi pohon rasamala disebut mirip wangi kemenyan. Adapun pada zaman dahulu, pohon ini banyak dijumpai di Jakarta, salah satunya di kawasan yang kini menjadi Pelabuhan Sunda Kelapa. Motif batik rasamala dibuat berdasarkan kejadian ketika Belanda untuk pertama kalinya masuk ke Batavia. 6. Motif ondel-ondel dan tanjidor Ondel-ondel dan tanjidor menjadi dua elemen yang melekat erat dengan kebudayaan Betawi. Keduanya pun dilestarikan melalui beragam hal, salah satunya lewat motif batik. Ondel-ondel memiliki makna sebagai penolak bala dan untuk mengusir makhluk halus yang jahat. Sedangkan, tanjidor merupakan musik tradisional Betawi. Umumnya motif batik ini memakai sejumlah warna dasar, seperti hitam, kuning, dan jingga, sehingga warnanya terkesan mencolok. 7. Motif ondel-ondel pucuk rebung Motif ondel-ondel pucuk rebung mengandung makna masyarakat Betawi yang dinilai jujur dan apa adanya. Warna yang dipilih untuk membuat motif ini umumnya hijau dan biru, lalu gambar ondel-ondel akan ada di bagian tengah kain. Sementara itu, gambar pucuk rebung akan diletakkan di bagian tepi kain, mengelilingi ondel-ondel. 8. Motif ciliwung . Penting untuk mengenali ciri khas motif batik Betawi saat mempelajari budaya. Motif batik ciliwung terinspirasi dari kehidupan masyarakat Jakarta yang tinggal di pinggir Sungai Ciliwung. Dilansir dari laman Balai Penjaminan Mutu Pendidikan BPMP DKI Jakarta, motif ini memiliki filosofi agar para pemakainya bisa menjadi pusat perhatian serta diberikan kelancaran rezeki, seperti aliran Sungai Ciliwung.
– Siapa sih yang tidak kenal dengan seni kerajinan batik, apalagi motif batik Betawi yang sangat menawan? Seperti yang kita ketahui sendiri bahwa batik sudah diakui oleh UNESCO United Nation Educational Scientific Cultural Organization sebagai salah satu budaya warisan dunia asli dari daerah di wilayah Indonesia tentunya memiliki ciri khas motif batiknya tersendiri, begitu juga dengan suku Betawi. Salah satu ciri khas dari batik Betawi adalah warna yang mencolok dan gambar-gambar berupa tentang kebudayaan itu, motif batik Betawi juga banyak dipengaruhi oleh berbagai kebudayaan luar, seperti Arab, India, Belanda dan China. Batik Betawi memiliki bentuk yang panjang dan kain sarung yang motifnya dikerjakan dengan canting tulis dan penasaran kan dengan ragam hias batik Betawi? Yuk lah, kalo begitu langsung saja simak penjelasan berikut!Ibu kota Jakarta pada zaman dahulu yang disebut dengan Batavia adalah pusat perdagangan di masa pemerintahan kolonial Belanda. Oleh karena itu, banyak sekali pedagang dari negara lain yang singgah untuk melakukan transaksi, seperti dari China, Arab, Belanda, dari sinilah, budaya asing tersebut mempengaruhi suku Betawi atau Batavia memiliki karakter budaya yang fleksibel. Sehingga berbagai bentuk kebudayaan yang dilahirkan menjadi unik, sebab mendapatkan pengaruh dari bangsa-bangsa satu dari hasil produk akulturasi budaya tersebut adalah batik Betawi yang cukup terkenal sekarang ini. Sebab banyaknya permintaan pasar akan kerajinan batik, maka menyebabkan kenaikan yang pengrajin batik pada zaman dahulu masih banyak didominasi oleh pengusaha Tionghoa, kemudian banyak mendatangkan perajin batik dari daerah Pekalongan dan Solo untuk mengerjakan batik batik Betawi banyak mengadopsi motif-motif yang sudah berkembang seperti batik Solo, batik Pekalongan, dan juga batik Pesisiran yang dikombinasikan dengan selera pengrajin batik, baik dari Tionghoa ataupun Pulau Jawa mengajarkan teknik dan keterampilan membatik pada masyarakat Betawi. Oleh karena itu, bisa dijadikan sebagai ladang mata pencaharian penduduk Khas Batik BetawiSeperti yang telah sedikit saya singgung diatas, bahwa batik Betawi motifnya banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Tiongkok, khususnya dalam penggunaan warna dasar. Biasanya warna dasar yang dipakai oleh motif batik Betawi adalah merah, kuning, hijau dan biru, serta semuanya cenderung dari kebudayaan Islam juga terlihat pada motif kain batik yang ada di daerah Betawi. Sebagian motifnya ada yang menggunakan kaligrafi sebagai ciri khas Timur Tengah yang dikenalkan oleh Kesultanan Demak dan Kesultanan Juga! Motif Batik Jawa TimurRagam Motif Batik BetawiJika dilihat secara keseluruhan, motif batik Betawi terdiri dari 12 macam, yang masing-masing memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Untuk penjelasan dari 12 motifnya berada di bawah ini1. Batik Betawi SalakanagaraMotif batik Betawi yang satu ini mendapatkan inspirasi atau mengangkat tema tentang kerajaan yang ada di tanah Batavia pertama kali sekitar tahun 13 Masehi. Penggunaan namanya sendiri merujuk pada kepercayaan masyarakat setempat yang menganggap gunung salak mempunyai sebuah kekuatan Batik Betawi Loreng Ondel-OndelMasyarakat Betawi memang sudah sangat melekat dengan kebudayaannya berupa kesenian ondel-ondel. Penampilan badut yang sangat khas ini sudah menjadi ikon bagi Ibu Kota sebab itu, sebagai bentuk akulturasi budaya, gambar ondel-ondel pun dimasukkan ke dalam motif batik dan diberi nama loreng ondel-ondel. Konon katanya banyak masyarakat Betawi yang mempercayai bahwa penciptaan ondel-ondel pada awalnya adalah sebagai penolak bala atau mengusir hal yang Batik Betawi Nusa KelapaBentuk pemandangan alam sepertinya sudah menjadi salah satu keindahan dari motif batik Betawi Hal ini bisa dilihat dari motif nusa kelapa yang awalnya mendapatkan ide desain dari Peta Caila yang dibuat sekitar tahun 1482-1521 ketika pemerintahan Prabu dilihat dari peta tersebut, dapat diketahui bahwa Jakarta pada masa lalu bernama Nusa Kelapa. Kemudian diubah menjadi Sunda Kelapa, diubah lagi menjadi Jayakarta, diubah lagi menjadi Batavia, dan akhirnya tercipta nama alam tersebut juga yang kemudian menggambarkan kondisi Jakarta pada masa lalu yang penuh dengan kekayaan alam yang indah, suasana pegunungan dan persawahan yang Batik Betawi RasamalaMotif batik Betawi yang satu ini menggambarkan kolonial Belanda ketika masuk Sunda Kelapa. Ketika itu, daerah Sunda Kelapa masih berupa hutan belantara yang dipenuhi dengan pohon jenis sekali orang Betawi pada saat itu yang menganggap pohon rasamala sebagai pohon keramat. Sebab baunya yang khas dan batangnya dapat dijadikan setanggi atau kemenyan berbau Batik Betawi Kali CiliwungMotif batik Betawi ini menggambarkan kehidupan masyarakat pesisir sungai yang membentang di ibukota. Banyak cerita yang menganggap penjajah Portugis dan Belanda sangat tertarik dengan sungai memiliki niat untuk menguasainya sebab tertarik dengan keindahan dan alirannya dianggap sebagai simbol pembawa rezeki. Hal ini juga disesuaikan dengan catatan sejarahnya, pengguna batik motif Ciliwung bisa menjadi pusat daya tarik dan rezeki akan mengalir pada Juga! Motif Batik Banten6. Batik Betawi Buah MengkuduBuah mengkudu ternyata menjadi salah satu motif andalan dan ciri khas dari perajin batik Betawi Terogong. Mengkudu sendiri berarti berupa memang kudu harus tekun dan juga diartikan sebagai penyemangat bagi masyarakat Betawi untuk terus berusaha, jangan sampai mudah menyerah dalam menggapai impian dan cita-cita. Makna yang terkandung dalam batik Betawi ini supaya si pengguna bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitar, layaknya buah mengkudu yang banyak memiliki khasiat untuk Batik Betawi MonasIkon lain dari Jakarta selain ondel-ondel adalah tugu monas yang terletak di jantung kota Jakarta. Monas sendiri menjadi simbol perjuangan rakyat Indonesia yang berkobar penuh semangat ketika melawan monas juga melambangkan tingginya cita-cita hingga siap untuk selalu berusaha mencapai kesejahteraan dan tingkat taraf hidup masyarakat yang senantiasa makna yang termuat dalam motif batik Betawi berupa monas ini adalah supaya mempunyai cita-cita yang tinggi dan senantiasa bersemangat untuk mencapai Batik Topeng BetawiTopeng sendiri adalah penutup wajah yang menggambarkan berbagai macam karakter. Di dalam kesenian topeng Betawi, karakter yang ditampilkan merupakan wajah kegembiraan dan keceriaan sesuai dengan keseharian warga penghuni Ibukota yang diharapkan kepada si pengguna motif ini adalah selalu memiliki sifat gembira dan ceria di setiap waktu sepanjang Batik Betawi PengantinPada batik Betawi berupa motif pengantin perempuan Betawi nampak menggunakan cadar yang menunjukan sisi religius masyarakatnya. Penggunaan cadar dalam hal ini memiliki makna bahwa perempuan Betawi senantiasa menjaga sifat malu, dalam artian tidak memperlihatkan wajah ataupun auratnya pada laki-laki yang belum Batik Betawi Penari YapongTarian yapong sendiri menggambarkan kehidupan masyarakat Betawi perasaan gembira dengan ragam gerakan yang dinamis dan eksotis. Oleh sebab itu, si pengguna motif batik Betawi penari yapong supaya menjadi gembira dan mempunyai suasana hati riang, penuh dengan semangat, dinamis serta memiliki daya tarik Batik Betawi BajajKendaraan yang cukup terkenal dari ibukota Jakarta pada masa lalu berupa bajaj juga dimasukkan ke dalam motif batik dari Betawi. Alat transportasi ini sebenarnya berasal dari negara India yang mengembangkan perdagangannya hingga ke Jakarta pada tahun 40 tahun dari sinilah bajaj mulai terkenal di Jakarta, seakan-akan sudah dianggap sebagai ikon selain ondel-ondel dan monas. Pesan yang termuat pada motif ini berupa usaha kerja keras, tekun dan bersabar dengan jalan yang Batik Betawi Pedagang Kerak TelorKerak telor sendiri merupakan kuliner khas Betawi yang dibuat dari bahan campuran telor dan nasi ketan aron dipanggang serta diberi tambahan serundeng. Makna yang diharapkan dari pengguna motif ini adalah bisa bekerja keras dan tekun layaknya pedagang kerak telor yang membuat makanan ini dengan cara mengipasinya hingga Juga! Motif Batik BaliAkhir KataMungkin hanya itu saja penjelasan yang bisa saya berikan untuk Anda tentang berbagai ragam hias motif batik Betawi beserta maknanya. Semoga dengan adanya artikel ini bisa memberikan Anda tambahan ilmu dalam bidang budaya Indonesia.
Sebagai WNI yang cukup akrab dengan Betawi, ada satu kebudayaan yang susah banget saya ditemuin, yaitu batik Betawi. Antara tiada dan ada, saya hanya mendengar kabar burung dari sana-sini yang bilang bahwa batik Betawi itu ada dan memiliki corak yang khas dibanding daerah-daerah lainnya. Di beberapa pameran yang berhubungan dengan budaya Indonesia, sepertinya ya agak susah menemukan stand yang isinya menjual batik Betawi. Ada rasa sedih karena saya pikir bahwa pengrajin batik Betawi sepertinya sudah enggak ada lagi dan kayaknya jarang juga masyarakat Betawi yang mau dilibatkan dalam proses seperti ini. Soo, saat ada Inacraft di JCC kemarin saya senang luar biasa saat menemukan satu stand yang memamerkan batik Betawi. Bayangin aja, hanya ada satu stand di antara ratusan stand yang menampilkan batik-batik batik Betawi tersebut mengusung nama Seraci Batik Betawi. Kerajinan ini diusung oleh Ernawati yang memang belajar batik di kota lain dan kembali menghidupkan budaya membatik ini. Menurut saya, lokasinya mungkin di sekitaran Jakarta Utara karena Bapak Stand Betawi bilang daerah Marunda. Ternyata, Marunda yang dimaksud itu sudah masuk Bekasi, Jawa Barat. Lho? Ini kan namanya batik Betawi, kenapa bisa nempel di Jawa Barat? Teori teman saya sih bilang, mungkin banyak warga Betawi yang kena gusur hingga harus pindah ke daerah macam Bekasi atau Tangerang secara masyarakat Betawi memang banyak juga tinggal di daerah sana. Berdasarkan penjelasan Bapak Stand Betawi, pengrajin Batik itu masih ada di sana, makanya dihidupkan lagi usaha batik Betawi ini dengan melibatkan orang-orang sekitar. Bahkan, ada pula workshop membuat batik Betawi di sana dengan biaya sekitar Rp Biaya ini sudah lengkap, peserta yang ikut hanya tinggal datang dan bisa membawa pulang batik hasil karyanya. Menarik banget dan membuat saya ingin ke sana. Satu hal yang dikatakan bahwa corak khas batik Betawi itu adalah tumpal segitiga geometris yang disusun ke bawah. Ada yang menyebutnya corak tombak. Biasanya, ibu-ibu zaman dulu sering memakai kain jenis ini dengan corak tumpal di bagian depannya. Kata Bapak Stand Betawi, corak tumpal itu adalah corak yang tidak bisa dihilangkan dari kain batik Betawi karena sudah menjadi ciri khasnya. Namun, mereka juga tidak menutup kemungkinan untuk membuat motif dari kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti bermain kelereng. Melihat itu, saya seolah-olah terserap dalam gambaran masyarakat Betawi zaman dulu. Betapa dulu Jakarta pernah terlihat asri dan rimbun, mungkin ndeso saat Jakarta masih menyediakan lapangan bermain untuk anak-anak, bukan sekadar sibuk dengan permainan digital yang terfokus pada monitor.
Jakarta - Siang yang lengang di Kampung Terogong, Cilandak, Jakarta Selatan ternyata menyembunyikan buah karya apik yang sempat ditinggalkan. Pada sebuah Lorong, tercium aroma malam yang terbakar di atas tungku. Malam adalah bahan yang digunakan pembatik untuk membentuk pola-pola dasar di atas kain sebelum malam itu menutupi guratan-guratan di atas kain mori yang nantinya menjadi sehelai kain batik. Biasanya, motif-motif yang digubah dalam kain berbentuk ikon-ikon lanskap yang ada di Jakarta. Sebut saja gedung-gedung, patung Selamat Datang, Ondel-ondel hingga sungai Ciliwung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun telah mengklasifikasikan 7 motif utama Batik Betawi yaitu Pencakar Langit, Jali-jali, Nusa Kelapa, Rasamala, Ondel-ondel dan Tanjidor, serta Ondel-ondel Pucuk balik popularitas batik Betawi yang kian berkembang, ada satu orang yang diyakini menjadi penggawa eksistensi salah satu budaya Betawi ini. Dia adalah Siti Laela. Sekitar sepuluh tahun lalu, ia menyadari bahwa budaya membatik di kampungnya semakin menghilang. Ia mengatakan, jumlah pembatik sudah sangat jauh berkurang dibandingkan dengan masa kecilnya. Dulu, ia sering melihat ibu-ibu di Kampung Terogong membatik untuk memasok produksi batik di Tanah Abang, Palmerah, dan sekitarnya. Ia berpikir, membatik bisa menjadi solusi bagi ibu-ibu yang tidak memiliki penghasilan tambahan bagi keluarganya. Maka, dengan modal yang terbatas Laela pun bertekad untuk menghidupkan kembali budaya membatik di Kampung Terogong. Namun, Laela harus terlebih dahulu menghadapi keraguan keluarganya."Bahkan keluarga sendiri pun sempat meragukan, ngapain sih mau bikin batik? Gitu. Akhirnya saya bilang, ya nggak apa-apa. Memang harus dilestarikan," tegas kuat Laela pun akhirnya meluluhkan kerisauan keluarganya. Tidak hanya itu, ia pun berhasil mengajak mereka untuk ikut pelatihan membatik yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta."Sebagai orang Betawi, saya pun ingin kembali menghidupkan kembali batik yang dulu pernah ada di kampung saya ini. Akhirnya, di tahun 2011, saya beserta keluarga besar saya, generasi di bawah saya, keponakan-keponakan saya itu belajar lagi membatik yang pada saat itu didanai oleh Pemda DKI," jelas Laela di program Sosok menyadari bahwa kegiatan yang masif harus dikumpulkan dalam sebuah wadah organisasi. Maka, Laela pun mendirikan Batik Betawi Terogong di tahun 2012. Dalam membuat batiknya, Laela banyak menonjolkan ikon-ikon Jakarta dan khususnya Betawi. Misalnya, motif Ondel-ondel, Monumen Nasional, dan berbagai jenis flora-fauna yang identik dengan Jakarta."Kalau batik dari Solo, Jogja, itu punya pakem-pakem tersendiri, ya. Nah, sementara di Jakarta ini nggak. Sekarang saya lebih membuat motif-motif batik Betawi yang kontemporer. Seperti Ondel-ondel, Monas. Flora fauna juga. Jadi, yang berkenaan dengan ikon Jakarta. Saya ingin memperkenalkan kepada orang bahwa sebelum jadi kota besar, Jakarta ini kan juga kampung," jelas keras Laela yang juga menjadi motor ibu-ibu di kampunya untuk membatik belum memperlihatkan hasil. Pada tahun-tahun pertama, keberadaan Batik Betawi Terogong bahkan belum banyak dikenal."Di tahun pertama, tahun kedua, tahun ketiga, itu saya ya udah kita hanya menghasilkan, menghasilkan, tanpa tahu ini mau ke mana, gitu. Pada saat itu, ya ibu-ibu yang datang ya mereka hanya membuat aja, kita sampaikan bahwa kita belum bisa menjual, jadi ya yang dibuat ya dibuat saja, gitu," kenang bersambut. Keadaan mulai berubah di tahun 2014. Batik buatan Laela dan ibu-ibu pebatik Terogong mengikuti sebuah pameran di kelurahannya. Dalam pameran tersebut, ia bertemu dengan Psikolog Kassandra Putranto, lalu diperkenalkan dengan aktris Maudy Koesnaedi. Keduanya pun terpikat dengan batik khas Betawi buatan Laela dan ibu-ibu Terogong."Alhamdulillah jalan terbuka ketika saya bertemu dengan Ibu Kassandra dan diperkenalkan kepada Mbak Maudy Koesnaedi. Dari situlah kemudian batik dikenal, malah Alhamdulillah-nya dikenalnya itu justru malah mulai dari tingkat atas dulu, baru ke bawah," kenang Maudy Koesnaedi yang berpetuah, halaman berikutnya.
motif batik betawi pencakar langit