Temanteman kami akan mencoba untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat di pagi yang cukup cerah ini. Kami akan tuliskan analisis hukum tajwid Surat Al-Hajj ayat 34 lengkap dengan penjelasannya. Memang, kalau kita mau membaca ayat tersebut mesti tahu hukum tajwid yang ada di dalamnya. Dari pengetahuan kita terhadap hukum tajwid tersebut akan SuratAl Maidah ayat 27 - 31; Surat Al Hajj ayat 25 - 29; Malam Nuzulul Qur'an. Surat Thoha ayat 1 - 14 Surat Al Anfal ayat 20 - 26; Surat An Nisa' 79 - 84; Walimatul Ursy (Pernikahan) Surat An Nisa' ayat 1 - 4 dan 19 - 22 dan 34 - 36 Surat Al Isra ayat 13 - 19 Surat Taghobun ayat 11 - 16 Surat An Nahl ayat 97 - 102. Reply. AlQari'ah adalah salah satu surah pendek di dalam Al-Quran. Surat Al Qari'ah Ayat 1-11 Arab, Latin, dan Artinya dalam Bahasa Indonesia. Kamis, 4 Agustus 2022; Network Pikiran Rakyat; Gowapos.com; PR Cirebon; 20 Lokasi Vaksin Booster Kota Bandung 3-6 Agustus 2022, Lengkap dengan Jadwal dan Jenisnya. Jalan Sumatera No. 118 Sumbersari, Jember Berikutmerupakan hukum bacaan tajwid surat Al-Hujurat ayat 11, lengkap dengan artinya dan isi kandungan 20 WIB. 99 Nama Allah Lengkap dengan Tulisan Arab dan Latin Beserta Artinya 3 Agustus 2022, 17:17 WIB Hukum Tajwid Surah Al Hajj Ayat 27 dan Cara Membacanya 3 Agustus 2022, 17:10 WIB. Hukum Bacaan Tajwid Surah Ali Imran Ayat 190-191 Allahkemudian menurunkan Surat Al-Baqarah ayat 26. Dari Qatadah juga Ibnu Katsir menyebutkan, Allah tidak malu terhadap kebenaran meski harus menyebutkan apapun sebagai perumpamaan, kecil atau besar. Ketika Allah menyebut lalat dan laba-laba dalam kitab-Nya, orang-orang yang sesat mengatakan, "Apa maksud Allah menyebutkan hewan-hewan cara mengatasi kucing betina tidak mau kawin. وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَعْبُدُ اللَّهَ عَلَىٰ حَرْفٍ ۖ فَإِنْ أَصَابَهُ خَيْرٌ اطْمَأَنَّ بِهِ ۖ وَإِنْ أَصَابَتْهُ فِتْنَةٌ انْقَلَبَ عَلَىٰ وَجْهِهِ خَسِرَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata. Ingin rezeki berlimpah dengan berkah? Ketahui rahasianya dengan Klik disini! Tafsir Jalalayn Tafsir Quraish Shihab Diskusi Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi ia ragu di dalam ibadahnya itu. Keadaannya diserupakan dengan seseorang yang berada di tepi bukit, yakni ia tidak dapat berdiri dengan tetap dan mantap maka jika ia memperoleh kebaikan maksudnya kesehatan dan kesejahteraan pada diri dan harta bendanya tetaplah ia dalam keadaan itu dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana cobaan pada hartanya dan penyakit pada dirinya berbaliklah ia ke belakang ia kembali menjadi kafir. Rugilah ia di dunia disebabkan terlepasnya semua apa yang ia harapkan dari dunia dan di akhirat disebabkan kekafirannya itu. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata jelas ruginya. Ada kelompok ketiga, yaitu orang yang belum kuat imannya. Keyakinannya masih goncang dan dikuasai oleh maslahat-maslahat pribadi. Orang seperti ini, apabila mendapatkan kebaikan, akan merasa tenang dan bahagia. Sebaliknya, apabila dirinya, hartanya atau anaknya ditimpa kesulitan, akan kembali kepada kekafiran. Dengan begitu, orang ini di dunia akan merugi karena telah kehilangan nyamannya keyakinan kepada ketentuan Allah. Di akhirat pun ia akan merugi karena tidak mendapatkan pahala yang telah dijanjikan Allah kepada orang-orang Mukmin yang sabar dan kokoh imannya. Kerugian ganda itu adalah kerugian yang sebenarnya dan nyata. Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir Admin Submit 2015-04-01 021331 Link sumber Yaitu mereka yang lemah iman, di mana iman tidak masuk dan menyatu ke dalam hatinya, bahkan masuk hanya karena takut atau hanya karena kebiasaan yang jika tersentuh cobaan langsung goyang. Maksudnya, tidak dengan penuh keyakinan. Orang yang berada di atas keraguan diumpamakan seperti berada di tepi gunung karena tidak kokohnya. Seperti kesehatan dan keselamatan pada diri dan hartanya atau hartanya banyak dan tidak mendapatkan bahaya. Karena harta itu, bukan karena imannya. Seperti sakit yang menimpa dirinya dan kebinasaan pada hartanya atau memperoleh hal yang tidak disukainya dan hilang sesuatu yang dicintainya. Maksudnya, kembali kafir lagi. Dengan tidak memperoleh apa yang diharapkannya dari dunia ini selain bagian yang telah ditetapkan untuknya. Diharamkan masuk surga dan tempatnya di neraka. Ayat 11وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَعْبُدُ ٱللَّهَ عَلَىٰ حَرْفٍ ۖ فَإِنْ أَصَابَهُۥ خَيْرٌ ٱطْمَأَنَّ بِهِۦ ۖ وَإِنْ أَصَابَتْهُ فِتْنَةٌ ٱنقَلَبَ عَلَىٰ وَجْهِهِۦ خَسِرَ ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْخُسْرَانُ ٱلْمُبِينُDan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.ومن الناس من يعبد الله على حرف» أي شك في عبادته، شبه بالحالِّ على حرف جبل في عدم ثباته فإن أصابه خير» صحة وسلامة في نفسه وماله اطمأن به وإن أصابته فتنة» محنة وسقم في نفسه وماله انقلب على وجهه» أي رجع إلى الكفر خسر الدنيا» بفوات ما أمله منها والآخرة» بالكفر ذلك هو الخسران المبين» البيِّن.Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi ia ragu di dalam ibadahnya itu. Keadaannya diserupakan dengan seseorang yang berada di tepi bukit, yakni ia tidak dapat berdiri dengan tetap dan mantap maka jika ia memperoleh kebaikan maksudnya kesehatan dan kesejahteraan pada diri dan harta bendanya tetaplah ia dalam keadaan itu dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana cobaan pada hartanya dan penyakit pada dirinya berbaliklah ia ke belakang ia kembali menjadi kafir. Rugilah ia di dunia disebabkan terlepasnya semua apa yang ia harapkan dari dunia dan di akhirat disebabkan kekafirannya itu. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata jelas 12يَدْعُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُۥ وَمَا لَا يَنفَعُهُۥ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلضَّلَٰلُ ٱلْبَعِيدُIa menyeru selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat dan tidak pula memberi manfaat kepadanya. Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.يدعو» يعبد من دون الله» من الصنم ما لا يضره» إن لم يعبده وما لا ينفعه» إن عبده ذلك» الدعاء هو الضلال البعيد» عن الحق.Ia menyeru menyembah selain Allah yakni berhala-berhala sesuatu yang tidak dapat memberi mudarat kepada dirinya jika ia tidak menyembahnya dan pula tidak dapat memberi manfaat kepada dirinya jika ia menyembahnya. Yang demikian itu penyembahan itu adalah kesesatan yang jauh sekali dari 13يَدْعُوا۟ لَمَن ضَرُّهُۥٓ أَقْرَبُ مِن نَّفْعِهِۦ ۚ لَبِئْسَ ٱلْمَوْلَىٰ وَلَبِئْسَ ٱلْعَشِيرُIa menyeru sesuatu yang sebenarnya mudharatnya lebih dekat dari manfaatnya. Sesungguhnya yang diserunya itu adalah sejahat-jahat kawan.يدعو لمن» اللام زائدة ضره» بعبادته أقرب من نفعه» إن نفع بتخيله لبئس المولى» هو أي الناصر ولبئس العشير» الصاحب هو، وعقب ذكر الشاك بالخسران بذكر المؤمنين بالثواب في.Ia menyeru sesuatu huruf Lam adalah Zaidah yang sebenarnya mudaratnya jika ia menyembahnya lebih dekat dari manfaatnya jika menurut khayalannya ia dapat memberikan manfaat. Sesungguhnya sejahat-jahat penolong adalah sesembahan itu dan sejahat-jahat kawan adalah dia pula. Sesudah Allah swt. menyebutkan tentang orang-orang yang ragu dengan akibatnya yaitu kerugian, kemudian Allah mengiringinya dengan kisah mengenai orang-orang Mukmin dengan akibatnya, yaitu mendapatkan pahala dari-Nya. Untuk itu Allah swt. berfirmanAyat 14إِنَّ ٱللَّهَ يُدْخِلُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَفْعَلُ مَا يُرِيدُSesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.إن الله يدخل الذين آمنوا وعملوا الصالحات» من الفروض والنوافل جناتِ تجري من تحتها الأنهار إن الله يفعل ما يريد» من إكرام من يعطيه وإهانة من يعصيه.Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh amal fardu dan sunah semuanya ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Sesungguhnya Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki termasuk memuliakan orang yang taat kepada-Nya dan menghinakan orang yang durhaka 15مَن كَانَ يَظُنُّ أَن لَّن يَنصُرَهُ ٱللَّهُ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ فَلْيَمْدُدْ بِسَبَبٍ إِلَى ٱلسَّمَآءِ ثُمَّ لْيَقْطَعْ فَلْيَنظُرْ هَلْ يُذْهِبَنَّ كَيْدُهُۥ مَا يَغِيظُBarangsiapa yang menyangka bahwa Allah sekali-kali tiada menolongnya Muhammad di dunia dan akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia melaluinya, kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya.من كان يظن أن لن ينصره الله» أي محمدا نبيه في الدنيا والآخرة فليمدد بسبب» بحبل إلى السماء» أي سقف بيته يشدّه فيه وفي عنقه ثم ليقطع» أي ليختنق به بأن يقطع نفسه من الأرض كما في الصحاح فلينظر هل يُذهبن كيده» في عدم نصرة النبي ما يغيظ» منها المعنى فليختنق غيظا منها فلا بد منها.Barang siapa yang menyangka bahwa Allah sekali-kali tiada menolongnya menolong Nabi Muhammad saw. di dunia dan akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali tambang ke langit yang dimaksud adalah atap rumahnya, kemudian tali itu diikatkan ke atap rumah dan ke lehernya kemudian hendaklah ia memutuskan tali itu yakni mencekik dirinya dengan tali itu, maksudnya menggantung diri. Demikianlah sebagaimana yang disebutkan di dalam hadis-hadis sahih kemudian hendaklah ia pikirkan, apakah tipu dayanya itu sungguh dapat melenyapkan dalam hal tidak ditolongnya nabi apa yang menyakitkan hatinya apa yang membuat ia sakit hati. Maksudnya, hendaklah ia tercekik oleh kejengkelannya, karena sesungguhnya Allah pasti akan menolong 16وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَٰهُ ءَايَٰتٍۭ بَيِّنَٰتٍ وَأَنَّ ٱللَّهَ يَهْدِى مَن يُرِيدُDan demikianlah Kami telah menurunkan Al Quran yang merupakan ayat-ayat yang nyata, dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.وكذلك» أي مثل إنزالنا الآية السابقة أنزلناه» أي القرآن الباقي آيات بينات» ظاهرات حال وأن الله يهدي من يريد» هداه معطوف على هاء أنزلناه.Dan demikianlah sebagaimana Kami turunkan ayat tadi Kami telah menurunkan dia ayat-ayat Alquran selanjutnya yang merupakan ayat-ayat yang nyata lafal Bayyinatin berkedudukan menjadi Hal, artinya ayat-ayat yang jelas dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki untuk mendapatkan petunjuk-Nya; bagian ayat ini di'athafkan kepada dhamir Ha yang terdapat pada lafal 17إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَٱلَّذِينَ هَادُوا۟ وَٱلصَّٰبِـِٔينَ وَٱلنَّصَٰرَىٰ وَٱلْمَجُوسَ وَٱلَّذِينَ أَشْرَكُوٓا۟ إِنَّ ٱللَّهَ يَفْصِلُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ شَهِيدٌSesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi-iin orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.إن الذين آمنوا والذين هادوا» هم اليهود والصابئين» طائفة منهم والنصارى والمجوس والذين أشركوا إن الله يفصل بينهم يوم القيامة» بإدخال المؤمنين الجنة وإدخال غيرهم النار إن الله على كل شيء» من عملهم شهيد» عالم به علم مشاهدةSesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi mereka adalah pemeluk agama Yahudi orang-orang Shabi'in salah satu sekte dari orang-orang Yahudi orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang Musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat yaitu dengan memasukkan orang-orang yang beriman ke dalam surga dan mencampakkan orang-orang selain mereka ke dalam neraka. Sesungguhnya Allah terhadap segala sesuatu yang diperbuat mereka Maha Menyaksikan mengetahuinya secara 18أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ يَسْجُدُ لَهُۥ مَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ وَٱلشَّمْسُ وَٱلْقَمَرُ وَٱلنُّجُومُ وَٱلْجِبَالُ وَٱلشَّجَرُ وَٱلدَّوَآبُّ وَكَثِيرٌ مِّنَ ٱلنَّاسِ ۖ وَكَثِيرٌ حَقَّ عَلَيْهِ ٱلْعَذَابُ ۗ وَمَن يُهِنِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِن مُّكْرِمٍ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَفْعَلُ مَا يَشَآءُ ۩Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.ألم تر» تعلم أن الله يسجد له من في السماوات ومن في الأرض والشمس والقمر والنجوم والجبال والشجر والدواب» أي يخضع له بما يراد منه وكثير من الناس» وهم المؤمنون بزيادة على الخضوع في سجود الصلاة وكثير حق عليه العذاب» وهم الكافرون لأنهم أبوا السجود المتوقف على الإيمان ومن يهن الله» يشقه فما له من مكرم» مسعد إن الله يفعل ما يشاء» من الإهانة والإكرام.Apakah kamu tiada melihat tiada mengetahui bahwa kepada Allah bersujud makhluk yang ada di langit dan makhluk yang ada di bumi dan matahari, bulan, bintang-bintang, gunung-gunung, pohon-pohon dan hewan-hewan yang melata semuanya tunduk dan patuh menuruti apa yang dikehendaki-Nya dan sebagian besar daripada manusia? adalah orang-orang Mukmin, yaitu dengan bertambah perasaan rendah diri dalam sujud salat mereka. Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya mereka adalah orang-orang kafir, karena mereka membangkang tidak mau bersujud, sedangkan sujud itu adalah pertanda iman. Dan barang siapa yang dihinakan Allah disengsarakan-Nya maka tidak seorang pun yang memuliakannya yang akan membahagiakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki seperti menghinakan dan 19۞ هَٰذَانِ خَصْمَانِ ٱخْتَصَمُوا۟ فِى رَبِّهِمْ ۖ فَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِّن نَّارٍ يُصَبُّ مِن فَوْقِ رُءُوسِهِمُ ٱلْحَمِيمُInilah dua golongan golongan mukmin dan golongan kafir yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.هذان خصمان» أي المؤمنون خصم، والكفار الخمسة خصم، وهو يطلق على الواحد والجماعة اختصموا في ربهم» أي في دينه فالذين كفروا قطعت لهم ثياب من نار» يلبسونها يعني أحيطت بهم النار يصب من فوق رؤوسهم الحميم» الماء البالغ نهاية الحرارة.Inilah dua golongan yang bertengkar yaitu golongan orang-orang Mukmin di satu pihak dan di pihak lain lima golongan orang-orang kafir yang disebutkan dalam ayat 17=Lafal Khashmun ini dapat diartikan untuk tunggal dan jamak mereka saling bertengkar mengenai Rabb mereka dalam urusan agama mereka. Maka orang-orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka yang kemudian mereka pakai, maksudnya mereka diliputi oleh api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka yaitu air yang sangat 20يُصْهَرُ بِهِۦ مَا فِى بُطُونِهِمْ وَٱلْجُلُودُDengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit mereka.يصهر» يذاب به ما في بطونهم» من شحوم وغيرها و» تشوى به الجلود».Dihancur leburkan diluluhkan dengan air itu apa yang ada dalam perut mereka yakni lemak dan lain-lainnya dan terpangganglah disebabkan panasnya air itu kulit mereka. وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَعۡبُدُ ٱللَّهَ عَلَىٰ حَرۡفٍ ۖ فَإِنۡ أَصَابَهُۥ خَيۡرٌ ٱطۡمَأَنَّ بِهِۦ ۖ وَإِنۡ أَصَابَتۡهُ فِتۡنَةٌ ٱنقَلَبَ عَلَىٰ وَجۡهِهِۦ خَسِرَ ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡءَاخِرَةَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلۡخُسۡرَانُ ٱلۡمُبِينُ وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَعۡبُدُ ٱللَّهَ عَلَىٰ حَرۡفٍ ۖ فَإِنۡ أَصَابَهُۥ خَيۡرٌ ٱطۡمَأَنَّ بِهِۦ ۖ وَإِنۡ أَصَابَتۡهُ فِتۡنَةٌ ٱنقَلَبَ عَلَىٰ وَجۡهِهِۦ خَسِرَ ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡءَاخِرَةَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلۡخُسۡرَانُ ٱلۡمُبِينُ أَصَابَهُۥ menimpanya/memperoleh ٱطۡمَأَنَّ tenteramlah ia وَٱلۡأٓخِرَةَۚ dan akhirat أَصَابَهُۥ menimpanya/memperoleh ٱطۡمَأَنَّ tenteramlah ia وَٱلۡأٓخِرَةَۚ dan akhirat Terjemahan Di antara manusia ada yang menyembah Allah hanya di tepi tidak dengan penuh keyakinan. Jika memperoleh kebaikan, dia pun tenang. Akan tetapi, jika ditimpa suatu cobaan, dia berbalik ke belakang kembali kufur. Dia merugi di dunia dan akhirat. Itulah kerugian yang nyata. Tafsir Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi ia ragu di dalam ibadahnya itu. Keadaannya diserupakan dengan seseorang yang berada di tepi bukit, yakni ia tidak dapat berdiri dengan tetap dan mantap maka jika ia memperoleh kebaikan maksudnya kesehatan dan kesejahteraan pada diri dan harta bendanya tetaplah ia dalam keadaan itu dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana cobaan pada hartanya dan penyakit pada dirinya berbaliklah ia ke belakang ia kembali menjadi kafir. Rugilah ia di dunia disebabkan terlepasnya semua apa yang ia harapkan dari dunia dan di akhirat disebabkan kekafirannya itu. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata jelas ruginya. Topik وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَعۡبُدُ ٱللَّهَ عَلَىٰ حَرۡفٖۖ فَإِنۡ أَصَابَهُۥ خَيۡرٌ ٱطۡمَأَنَّ بِهِۦۖ وَإِنۡ أَصَابَتۡهُ فِتۡنَةٌ ٱنقَلَبَ عَلَىٰ وَجۡهِهِۦ خَسِرَ ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةَۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلۡخُسۡرَانُ ٱلۡمُبِينُ Wa minan naasi mai ya’budul laaha alaa harfin fa in asaabahoo khairunit maanna bihee wa in asaabat hu fitnatunin qalaba alaa wajhihee khasirad dunyaa wal aakhirah; zaalika huwal khusraanul mubeen English Translation Here you can read various translations of verse 11 And of the people is he who worships Allah on an edge. If he is touched by good, he is reassured by it; but if he is struck by trial, he turns on his face [to the other direction]. He has lost [this] world and the Hereafter. That is what is the manifest loss. Yusuf AliThere are among men some who serve Allah, as it were, on the verge if good befalls them, they are, therewith, well content; but if a trial comes to them, they turn on their faces they lose both this world and the Hereafter that is loss for all to see! Abul Ala MaududiAnd among people is he who worships Allah on the borderline; if any good befalls him, he is satisfied; but if a trial afflicts him, he utterly turns away. He will incur the loss of this world and the Hereafter. That indeed is a clear loss. Muhsin KhanAnd among mankind is he who worships Allah as it were, upon the very edge in doubt; if good befalls him, he is content therewith; but if a trial befalls him, he turns back on his face reverts back to disbelief after embracing Islam. He loses both this world and the Hereafter. That is the evident loss. PickthallAnd among mankind is he who worshippeth Allah upon a narrow marge so that if good befalleth him he is content therewith, but if a trial befalleth him, he falleth away utterly. He loseth both the world and the Hereafter. That is the sheer loss. Dr. GhaliAnd among mankind is he who worships Allah upon the very edge; Literally as a child so in case a charitable gain alights upon dies him he is composed therewith, and in case a temptation afflicts him he turns over his face; he loses the present life and the Hereafter; that evidently is the greatest loss. Abdel HaleemThere are also some who serve God with unsteady faith if something good comes their way, they are satisfied, but if they are tested, they revert to their old ways, losing both this world and the next- that is the clearest loss. Muhammad Junagarhiبعض لوگ ایسے بھی ہیں کہ ایک کنارے پر کھڑے ہو کر اللہ کی عبادت کرتے ہیں۔ اگر کوئی نفع مل گیا تو دلچسپی لینے لگتے ہیں اور اگر کوئی آفت آگئی تو اسی وقت منھ پھیر لیتے ہیں، انہوں نے دونوں جہان کانقصان اٹھا لیا۔ واقعی یہ کھلا نقصان ہے Quran 22 Verse 11 Explanation For those looking for commentary to help with the understanding of Surah Hajj ayat 11, we’ve provided two Tafseer works below. The first is the tafseer of Abul Ala Maududi, the second is of Ibn Kathir. Ala-Maududi 2211 And among people is he who worships Allah on the borderline; if any good befalls him,[15] he is satisfied; but if a trial afflicts him, he utterly turns away.[16] He will incur the loss of this world and the Hereafter. That indeed is a clear loss.[17] 15. This type of man is a time server, who stands on the boundary line between Islam and kufr so that he may join the winning side whether it be Islam or kufr. 16. As this type of man has a weak character and wavers between kufr and Islam he becomes the slave of his self. He accepts Islam for the sake of self interest. He is faithful to it if all his wishes are fulfilled and he has a life of ease and comfort, he is well-pleased with his Allah and is firm in his faith. On the contrary, if his faith demands some sacrifice from him, or he is visited by some affliction, or encounters some hardship and loss in the way of Allah, or he does not have his way, he begins to waver about the Godhead of Allah and the Prophethood of the Messenger and becomes skeptical about everything of the faith. Then he is ready to bow down before any power from which he expects some benefit and security from loss. 17. This is a great moral proposition that has been stated concisely. The fact is that the wavering man remains a loser in this world as well as in the next world, and fares worse even than an unbeliever. The unbeliever applies himself exclusively to the benefits of this world and becomes more or less successful in his object because he is not handicapped by the fear of Allah, accountability of the Hereafter and restrictions of divine law. Likewise, a true believer follows the way of Allah with fortitude and perseverance and may as well become successful in this world, but even if he loses it altogether, he is assured of success in the next world. But the wavering Muslim becomes a loser both in this world and in the next world because he is handicapped by doubt and indecision and cannot make his choice between the two worlds. As he cannot decide whether there is Allah and the Hereafter, he cannot apply himself exclusively to the worldly affairs with that single-mindedness which the unbeliever enjoys. And when he thinks of Allah and the Hereafter, the allurements of this world and the fear of the disadvantages here and the abhorrence of observing the divine restrictions do not let him apply himself exclusively to the demands of the Hereafter. This conflict between God worship and world worship makes him a loser in this world as well as in the next. Ibn-Kathir 11. And among mankind is he who worships Allah as it were upon the edge if good befalls him, he is content therewith; but if a Fitnah strikes him, he turns back on his face. He loses both this world and the Hereafter. That is the evident loss. 12. He calls besides Allah unto that which can neither harm him nor profit him. That is a straying far away. 13. He calls unto him whose harm is nearer than his profit; certainly an evil Mawla and certainly an evil `Ashir! The meaning of worshipping Allah as it were upon the edge Mujahid, Qatadah and others said ﴿عَلَى حَرْفٍ﴾ upon the edge means, in doubt. Others said that it meant on the edge, such as on the edge or side of a mountain, this person enters Islam on the edge, and if he finds what he likes he will continue, otherwise he will leave. Al-Bukhari recorded that Ibn `Abbas said ﴿وَمِنَ النَّاسِ مَن يَعْبُدُ اللَّهَ عَلَى حَرْفٍ﴾ And among mankind is he who worships Allah as it were upon the edge. “People would come to Al-Madinah ﴿to declare their Islam﴾ and if their wives gave birth to sons and their mares gave birth to foals, they would say, `This is a good religion,’ but if their wives and their mares did not give birth, they would say, `This is a bad religion.”’ Al-`Awfi reported that Ibn `Abbas said, “One of them would come to Al-Madinah, which was a land that was infected with a contagious disease. If he remained healthy there, and his mare foaled and his wife gave birth to a boy, he would be content, and would say, `I have not experienced anything but good since I started to follow this religion.” ﴿وَإِنْ أَصَابَتْهُ فِتْنَةٌ﴾ but if a Fitnah strikes him, Fitnah here means affliction, if the disease of Al-Madinah befalls him, and his wife gives birth to a babe girl and charity is delayed in coming to him, the Shaytan comes to him and says `By Allah, since you started to follow this religion of yours, you have experienced nothing but bad things,’ and this is the Fitnah.” This was also mentioned by Qatadah, Ad-Dahhak, Ibn Jurayj and others among the Salaf when explaining this Ayah. Mujahid said, concerning the Ayah ﴿انْقَلَبَ عَلَى وَجْهِهِ﴾ he turns back on his face. “This means, he becomes an apostate and a disbeliever.” ﴿خَسِرَ الدُّنْيَا وَالاٌّخِرَةَ﴾ He loses both this world and the Hereafter. means, he does not gain anything in this world. As for the Hereafter, he has disbelieved in Allah the Almighty, so he will be utterly doomed and humiliated. So Allah says ﴿ذلِكَ هُوَ الْخُسْرَنُ الْمُبِينُ﴾ That is the evident loss., the greatest loss and the losing deal. ﴿يَدْعُو مِن دُونِ اللَّهِ مَا لاَ يَضُرُّهُ وَمَا لاَ يَنفَعُهُ﴾ He calls besides Allah unto that which can neither harm him nor profit him. means, the idols, rivals, and false gods which he calls upon for help, support and provision — they can neither benefit him nor harm him. ﴿ذلِكَ هُوَ الضَّلاَلُ الْبَعِيدُ﴾ That is a straying far away. ﴿يَدْعُو لَمَنْ ضَرُّهُ أَقْرَبُ مِن نَّفْعِهِ﴾ He calls unto him whose harm is nearer than his profit; means, he is more likely to harm him than benefit him in this world, and in the Hereafter he will most certainly cause him harm. ﴿لَبِئْسَ الْمَوْلَى وَلَبِئْسَ الْعَشِيرُ﴾ certainly an evil Mawla and certainly an evil `Ashir! Mujahid said, “This means the idols.” The meaning is “How evil a friend is this one upon whom he calls instead of Allah as a helper and supporter.” ﴿وَلَبِئْسَ الْعَشِيرُ﴾ and certainly an evil `Ashir! means the one with whom one mixes and spends one’s time. Quick navigation links Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan kurban, agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah Muhammad kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh kepada Allah,

surat al hajj ayat 11 20