Tujuanpemeliharaan sarana dan prasarana kantor, antara lain : 1) Agar barang tidak mudah rusak karena hama atau suhu/cuaca. 2) Agar barang tidak mudah hilang. 3) Agar barang tidak kadaluarsa. 4) Agar barang tidak mudah susut. 5) Agar sarana dan prasarana selalu dalam keadaan bersih. b. KeterbatasanSarana dan Prasarana dalam Melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh. PJJ atau Pembelajaran Jarak Jauh saat ini tengah dilakukan pemerintah sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir penyebaran virus COVID-19 di Indonesia. Hal ini ditengarai oleh munculnya kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan saat ini dilakukan PPKM Miindonews Asahan - Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira, melalui Waka Polres Asahan, Kompol Sri Juliani Siregar, memberi penekanan agar sarana dan prasarana dalam bertugas harus lebih baik. Hal ini disampaikan saat melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana Polsek Bandar Pulau, Sabtu (12/2/2022). " Sarana dan prasarana kita berupa kendaraan dinas, senjata api, HT, perlengkapan Proseduryang dilakukan di SMA Negeri 1 Boja dalam melakukan perencanaan sarana dan prasarana sekolah dilakukan beberapa tahap sebagai berikut: 1. Melakukan identifikasi dan menganalisis kebutuhan sekolah Identifikasi merupakan pencatatan dan pendaftaran secara tertib dan teratur terhadap seluruh kebutuhan sarana dan memberdayakanmasyarakat yang lain supaya mampu mengadakan sarana dan prasarana kesehatan dengan cara memberikan bantuan teknik, arahan, dan cara-cara mencari dana untuk pengadaan sarana dan prasarana kesehatan. Promosi kesehatan dalam faktor reinforcing (pemungkin) Promosi kesehatan pada faktor ini bermaksud untuk mengadakan pelatihan bagi cara mengatasi kucing betina tidak mau kawin. Pasti dalam suatu kegiatan organisasi atau kepanitiaan, kamu sering mendengar istilah sarana dan prasarana. Nah, dua kata tersebut tentu aja gak asing, tapi banyak orang yang menganggap sarana dan prasarana itu sama. Tenyata, ada perbedaan dari sarana dan prasarana yang perlu kamu ketahui, nih! Apa aja perbedaannya? Eits, sebelum kamu mengetahui perbedaan-perbedaan dari sarana dan prasarana. Lebih baik, kamu ketahui dulu pengertian dari sarana dan prasarana itu. Penasaran? Langsung aja deh, masuk ke pembahasan lengkap pada artikel dibawah ini! Pengertian Sarana dan PrasaranaPengertian Sarana dan Prasarana Menurut Para AhliPerbedaan Sarana dan Prasarana1. Berdasarkan Bentuknya2. Berdasarkan Kepemilikan3. Berdasarkan Fungsinya4. Berdasarkan Sifatnya5. Berdasarkan Pembiayaan PengadaanContoh Sarana dan Prasarana Pengertian Sarana dan Prasarana Sarana merupakan segala sesuatu yang bisa dipakai sebagai alat dalam mencapai suatu maksud atau tujuan tertentu. Maksudnya, sarana ini mengarah atau merujuk kepada benda – benda atau alat yang bergerak. Contohnya Sarana pada suatu sekolah atau kantor seperti komputer, meja, kursi, dokumen, rak, papan tulis, dan lain sebagainya. Sedangkan, kalo Prasarana merupakan segala sesuatu yang menjadi penunjang utama terselenggaranya suatu proses. Nah, proses tersebut bisa berupa suatu pembangunan, proyek, atau usaha. Intinya, prasarana itu terjutu atau mengarah ke benda – benda yang gak bisa bergerak. Contohnya Prasarana yang ada pada suatu sekolah atau kantor, yaitu gedung, ruang belajar, ruang rapat, tanah lapang, dan lain sebagainya. Pengertian Sarana dan Prasarana Menurut Para Ahli Ada beberapa ahli mempunyai pemikiran buat menempatkan suatu permasalahan, supaya tepat pada tempatnya tentang sarana dan prasarana 1. Hamalik Sarana dan prasarana yaitu semua bentuk perantara yang dipakai orang buat menyebar ide, jadi ide tersebut bisa sampai pada penerima. 2. Moenir Sarana dan prasarana yaitu segala jenis peralatan, perlengkapan kerja, dan fasilitas yang fungsinya sebagai alat utama atau pembantu dalam pelaksanaan pekerjaan, dan juga dalam rangka kepentingan yang sedang berhubungan dengan organisasi kerja. Ada beberapa perbedaan – perbedaan yang bisa kalian lihat dari sarana dan prasarana dibawah ini 1. Berdasarkan Bentuknya Jadi, sarana itu mempunyai bentuk yang kecil, sedangkan kalo prasarana ini mempunyai bentuk yang leih besar daripada sarana. Kemudian bentuk sarana ini bisa dipindahkan, sedangkan kalo bentuk prasarana ini gak bisa dipindahkan karena relatif besar dan menetap disuatu tempat. 2. Berdasarkan Kepemilikan Berdasarkan kepemilikannya, semua benda atau alat yang dimiliki individual bisa dikelompokkan menjadi sarana. Arti dari individual disini adalah perorangan, swasta, dan Pemerintah. Alat ini bebas dipakai buat melangsungkan suatu kegiatan sebagaimana mestinya. Sedangkan, kalo prasarana ini udah pasti dimiliki oleh Pemerintah. Prasarana yaitu alat atau faktor penunjang yang fungsinya sebagai pendukung dan gak cuma buat satu kegiatan dilokasi itu, tapi kegiatan lain yang berhubungan juga. 3. Berdasarkan Fungsinya Fungsi dari sarana merupakan sebagai bagian utama dari suatu kegiatan atau tujuan. Alat tersebut sangat penting akan sangat diperlukan buat kelancaran kegiatan, karena emang menjadi bagian paling utama. Contohnya Sarana buat seorang karyawan yang sedang bekerja, dia membutuhkan sarana yang terdiri dari komputer, kertas, dan lain sebagainya supaya bisa melakukan tugas atau pekerjaannya. Kalo gak ada sarana tersebut, karyawan gak bisa menyelesaikan tugasnya. Sedangkan kalo, Fungsi dari prasarana merupakan sebagai alat pendukung atau penunjang kegiatan. Prasarana gak secara langsung bisa menyelesaikan tugas. Contohnya Karyawan bekerja dengan prasarana kantor yang berupa ruangan nyaman dan ber-ac. 4. Berdasarkan Sifatnya Sarana dan prasarana mudah dibedakan dari sifat masing – masing yang berbeda. Sarana lebih bersifat habis dipakai dan bisa dipindahkan, sedangkan sifat prasarana yaitu gak habis dipakai dan gak bisa berpindah atau dipindahkan. Jadi, sarana lebih mengarah pada benda – benda yang kalo dipakai terus – menerus, maka akan mengalami penyusutan secara kuantitas atau dari segi jumlah. Sedangkan, kalo prasarana bisa dipakai berulang – ulang kali tanpa penyusutan jumlah, tapi cuma sebatas kemampuannya yang berkurang. 5. Berdasarkan Pembiayaan Pengadaan Berdasarkan pengadaannya, secara penuh sarana diadakan dan dibiayai oleh pihak yang mengadakan kegiatan. Tapi, biaya itu juga didapat dari peserta atau orang yang mengikut kegiatan tersebut. Lain dengan prasarana, pembiayaan sepenuhnya berasal dari Pemerintah. Biaya yang dipakai buat proses pengadaan berasal dari APBN dan pajak yang diterima Pemerintah dari wajib pajak. Wajib pajak disini termasuk juga pihak yang menyelenggarakan kegiatan dan memakai prasarana tersebut sebagai pendukung sarana kegiatan mereka. Contoh Sarana dan Prasarana Nah, buat memperjelas tentang perbedaan sarana dan prasaran. Aku kasih beberapa contoh dari sarana dan prasarana yang ada ditabel bawah ini Sarana Prasarana Kapal Dermaga Rakit Sungai Tongkang Sungai Perahu Dayung Sungai Pesawat Bandara Helikopter Helipad Kereta Api Stasiun Rel Ojek Pangkalan Ojek Becak Pangkalan Becak Bus Terminal Jadi, pada dasarnya sarana sebagai hal yang dipakai secara langsung dan prasarana ini sebagai pendukung dalam suatu kegiatan tersebut. Maka dari itu, sarana dan prasarana ini harus saling berkaitan supaya aktivitas sehari-hari bisa berjalan sebagaimana mestinya. Itulah pembahasan lengkap mengenai perbedaan Sarana dan Prasarana yang bisa kamu ambil dan pelajari sendiri dirumah. Semoga bermanfaat 😀 Originally posted 2020-05-22 142519. Administrasi sarana dan prasarana adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk menunjang proses pembelajaran baik secara langsung maupun tidak langsung dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada guna mencapai tujuan pendidikan secara efisien dan efek tif. Pada pembahasan ini, akan dikaji lebih lanjut mengenai administrasi saran dan prasarana, mulai dari pengertian, proses, dan peran guru dalam pelaksanaannya. A. Pengertian Administrasi Sarana dan Prasarana 1. Pengertian Sarana dan Prasarana Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, sarana merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai alat dalam mencapai maksud atau tujuan. Menurut Ketentuan Umum Permendiknas No. 24 Th 2007, sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindahkan. Menurut Ibrahim Bafadal, sarana pendidikan adalah fasilitas, perabot sekolah, atau peralatan sekolah yang membantu proses pembelajaran yang secara langsung telah digunakan. Sedangkan prasarana pendidikan perangkat kelengkapan dasar atau perlengkapan yang menunjang pelaksanaan pembelajaran. Ibrahim Bafadal, 2003. Secara umum sarana dan prasarana adalah alat dan perlengkapan yang menunjang untuk proses belajar dalam melakukan pelayanan publik untuk mencapai tujuan dari pendidikan tersebut. Bila sarana dan prasarana tidak tersedia dengan baik, maka tujuan dan proses pembelajaran tidak tercapai dengan maksimal. 2. Pengertian Administrasi Sarana dan Prasarana Kata administrasi berasal dari bahasa Latin, yaitu “ad” dan “ministro”yang mempunyai arti “kepada” dan “melayani”. Administrasi dapat diartikan pelayanan atau pengabdian pada subjek tertentu. Sarana dan prasarana adalah alat dan perlengkapan yang menunjang proses belajar dalam melakukan pelayanan publik untuk mencapai tujuan dari pendidikan tersebut. Prasarana menurut KBBI adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses usaha, pembangunan, proyek. Sedangkan prasarana pendidikan adalah semua komponen yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses belajar-mengajar di suatu sekolah. Gunawan 2004, menyatakan bahwa perlengkapan sekolah atau fasilitas sekolah dikelompokkan menjadi dua, yaitu Sarana pendidikan. Sarana pendidikan diartikan sebagai semua perangkat peralatan, bahan dan perabot yang secara langsung digunakan dalam proses belajar-mengajar di sekolah. Prasarana pendidikan. Prasarana pendidikan diartikan sebagai semua perangkat pendidikan dasar yang secara tidak langsung menunjang pelaksanaan proses pendidikan di sekolah. Januartini 2015, menyatakan bahwa sarana dan prasarana adalah alat penunjang keberhasilan suatu proses upaya yang dilakukan di dalam pelayanan publik, karena ketika kedua hal tersebut tidak ada, maka semua kegiatan yang dilakukan tidak akan mendapatkan hasil yang diinginkan sesuai dengan rencana. Salah satu aspek yang mendapatkan perhatian khusus dari setiap administrator pendidikan adalah mengenai sarana dan prasarana pendidikan. Secara bahasa, sarana artinya alat langsung agar meraih tujuan dalam pendidikan. Sarana pendidikan mencakup semua peralatan dan perlengkapan yang secara langsung digunakan dan menunjang dalam suatu proses pendidikan harus sesuai dengan proses pembelajaran misalnya, gedung, media pendidikan, kelas, kursi, laboratorium, dll. Sedangkan prasarana merupakan fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, seperti kebun atau taman sekolah. B. Proses Administrasi Sarana dan Prasarana Proses dalam administrasi sarana dan prasarana terdiri dari beberapa proses. Adapun proses tersebut meliputi perencanaan, pengadaan, inventarisasi, penyaluran, pemanfaatan dan pemeliharaan penghapusan, serta pengawasan. 1. Perencanaan Perencanaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan suatu proses analisis serta penetapan keperluan yang dibutuhkan dalam suatu proses pembelajaran sehingga lahirlah istilah kebutuhan yang dibutuhkan primer dan kebutuhan yang menunjang. Di dalam proses perencanaan ini harus dilaksanakan dengan cermat dan teliti baik berkaitan dengan karakteristik sarana dan prasarana yang diperlukan, jenisnya, jumlahnya dan kendalanya manfaat yang diraih, serta haranya. Perencanaan pengadaan perlengkapan pendidikan di sekolah harus diawali dengan analisis jenis pengalaman pendidikan yang diprogramkan di sekolah, yaitu Menampung semua usulan pengadaan perlengkapan sekolah yang diajukan oleh setiap unit kerja dan menginventarisasi kekurangan perlengkapan sekolah. Menyusun rencana keperluan perlengkapan sekolah untuk periode tertentu, contohnya untuk satu semester atau satu tahun ajaran. Memadukan rencana kebutuhan yang sudah disusun dengan perlengkapan yang sudah ada sebelumnya. Menggabungkan rencana kebutuhan dengan dana atau anggaran sekolah yang tersedia. Dalam hal ini, jika dana yang ada tidak mencukupi untuk pengadaan semua kebutuhan yang dibutuhkan, maka butuh diadakan seleksi terhadap semua keperluan perlengkapan yang sudah direncanakan dengan melihat urgensi setiap perlengkapan yang dibutuhkan. Semua kebutuhan yang mendadak didaftar dan didahulukan pengadaannya. Menggabungkan rencana daftar kebutuhan perlengkapan yang urgen dengan dana atau anggaran yang ada, maka perlu diadakan seleksi lagi dengan melihat skala prioritas Penetapan rencana pengadaan akhir. 2. Pengadaan Pengadaan adalah semua kegiatan penyediaan sarana dan prasarana untuk menunjang pelaksanaan tugas. Dalam melakukan sarana dan prasarana ini harus dilaksanakan perencanaan terlebih dahulu. Dalam pengadaan sarana dan prasarana kantor, maka ada seksi pembekalan yang mempunyai fungsi-fungsi berikut Penelitian kebutuhan perlengkapan kerja, baik mengenai jumlah maupun mutu. Standarisasi dan perincian benda. Adapun langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mengusahakan standarisasi, yaitu klasifikasi alat-alat, spesifikasi dan rincian alat-alat dengan menggunakan kemampuannya, standarisasi alat-alat dengan pertimbangan waktu dan efisiensi kerja, pembelian benda perbekalan, dan pengiriman barang. 3. Inventaris Inventaris adalah pencatatan atau pendaftaran barang-barang milik kantor, sekolah, rumah tangga, dan sebagainya yang dipakai dalam melaksanakan tugas. Inventarisasi sarana dan prasarana kantor adalah semua kegiatan dan usaha untuk meraih data yang dibutuhkan mengenai sarana dan prasarana yang dimiliki. Secara singkat inventaris bisa diartikan sebagai pencatatan terhadap sarana dan prasarana. Tujuan dari inventaris sarana dan prasarana, yaitu Agar peralatan tidak mudah hilang. Adanya bukti secara tertulis terhadap kegiatan pengelolaan barang sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Memudahkan dalam pengecekan barang. Memudahkan dalam pengawasan. Memudahkan ketika mengadakan kegiatan mutasi atau penghapusan barang secara berkelanjutan. 4. Penyaluran Penyaluran adalah kegiatan yang menyangkut pemindahan barang dan bertanggung jawab dari instansi atau pemegang yang satu kepada instansi lain. Kegiatan penyaluran barang ada tiga bagian, yaitu Penyusunan alokasi. Penyusunan alokasi digunakan untuk menghindari pemborosan dalam pembagian atau pendistribusian barang, sehingga merata dan seimbang dengan kebutuhan pemakaiannya masing-masing, maka perlu disusun alokasi kuantitas dan frekuensi pendistribusiannya. Pengiriman barang. Pengiriman barang dari pusat-pusat penyalur barang perlu diketahui cara pengiriman, pengemasan, pemuatan, pengangkutan dan pembongkaran. Penyerahan barang. Dalam penyerahan barang sebaiknya tidak dilupakan untuk mengisi daftar penyerahan barang, surat pengantar, faktur, tanda terima penyerahan barang, biaya pengiriman, dll. 5. Pemanfaatan dan Pemeliharaan Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan, maka setiap sarana prasarana harus diatur penggunaanya seoptimal mungkin. Khususnya buku-buku, alat peraga dan alat pelajaran yang membantu proses belajar mengajar lainnya, oleh guru mata pelajaran agr menyusun program penggunaan alat yang dikaitkan dengan program pengajaran. Tujuan pemeliharaan sarana dan prasarana kantor, adalah a agar barang tidak mudah rusak karena suhu, cuaca bahkan hama, b agar barang tidak mudah hilang, c agar barang tidak kadaluarsa, d agar barang tidak mudah kusut, dan e agar sarana dan prasarana selalu dalam keadaan bersih. 6. Penghapusan Penghapusan sarana dan prasarana adalah kegiatan yang bertujuan untuk menghapus barang-barang milik negara dari Daftar Inventaris Departemen Pendidikan dan Kebudayaan berdasarkan perundang-undangan yang berlaku. Beberapa pertimbangan butuhnya penghapusan barang, antara lain, a mencegah atau membatasi kerugian yang lebih besar, b meringankan beban kerja dari inventarisasi karena banyaknya barang-barang yang tertinggal dalam gudang menyusut, c membebaskan barang dari tanggung jawab satuan organisasi lembaga yang mengurusnya. 7. Pengawasan Seluruh kegiatan administrasi sarana dan prasarana pendidikan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dikendalikan dan diawasi, artinya setiap kegiatan masing-masing akan dimonitoring setiap saat oleh pimpinan organisasi serta diperhatikan kerja sama satu sama lain. Pengawasan bukan merupakan suatu pengaturan yang kaku dan akan membatasi ruang gerak masing-masing fungsi pengelolaan, tapi merupakan koordinasi serta akselerasi bagi seluruh fungsi pengelolaan administrasi, sehingga pemborosan waktu, tenaga dan biaya bisa dihindari. C. Peran Guru dalam Administrasi Sarana dan Prasarana Kebijakan pemerintah tentang pengelolaan sarana dan prasarana sekolah tertuang di dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 45 ayat 1 yaitu, “setiap satuan pendidikan formal dan nonformal menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi keperluan pendidikan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan potensi fisik, kecerdasan intelektual, sosial, emosional dan kejiwaan peserta didik”. Adapun peran guru dalam administrasi sarana dan prasarana sekolah yaitu, 1 terlibat dalam perencanaan pengadaan alat bantu pengajaran, 2 terlibat dalam pemanfaatan dan pemeliharaan alat bantu pengajaran yang digunakan guru, dan 3 pengawasan dalam penggunaan alat praktek oleh siswa. D. Daftar Referensi Afriansyah, H. 2019. Administrasi Sarana dan Prasarana. Rahmawati, M. 2020. Pengertian Administrasi Sarana dan Prasarana. Razak, S. A. 2020. Administrasi Sarana dan Prasarana. Putri, E. D. 2020. Pengertian, Proses Administrasi Sarana dan Prasarana. E. Unduh Download Resume Administrasi Sarana dan Prasarana Pengertian, Proses, dan Peran Guru PDF Administrasi Sarana dan Prasarana Pengertian, Proses, dan Peran Download A. Pengertian Administrasi Sarana dan PrasaranaB. Proses Administrasi Sarana dan PrasaranaC. Peran Guru dalam Administrasi Sarana dan PrasaranaD. Daftar ReferensiE. Unduh Download Resume Administrasi Sarana dan Prasarana Pengertian, Proses, dan Peran Guru Berikut ini yang termasuk barang tak bergerak adalah ?Barang bergerak dibedakan menjadi dua yaitubarang habis pakai dan tak habis pakaiBerikut ini adalah merupakan contoh barang bergerak kecualiYang dimaksud barang habis pakai yaitu...Barang yang pemakaiannya kurang dari jangka waktu 1 tahunTanah dan bangunan termasuk dalam...Barang tidak bergerak dan tidak habis pakaiBerikut yang termasuk barang habis pakai adalahisolasi, prangko, dan ballpointkegiatan untuk mendapatkan barang atau jasa secara transparan, efektif, dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan keinginan penggunanya merupakan pengertian pengadaan menurut...Nama lain dari pengadaan barang adalah.....Kegiatan yang bertujuan untuk menyediakan kebutuhan kantor untuk menunjang pelaksanaan pekerjaan kantor adalah...Segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses usaha, pembangunan, proyek adalah.. Dalam mengadakan sarana dan prasarana tersebut harus dilakukan perencanaan terlebih dahulu. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun perencanaan sarana dan prasarana kantor adalah? Penelitian kebutuhan perlengkapan kerja, baik mengenai jumlah maupun mutu. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penelitian dan penentuan kebutuhan perlengkapan kerja adalah faktor fungsional, faktor ongkos, faktor prestise, faktor standarisasi dan normalisasi. Standarisasi dan perincian benda Klasifikasi alat-alat, menggolong-golongkan alat-alat yang berfungsi sejenis atau menghasilkan barang-barang tertentu yang sama. Penyimpanan dan pemeliharaan sarana dan prasarana. Kunci jawabannya adalah D. Penyimpanan dan pemeliharaan sarana dan prasarana.. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, dalam mengadakan sarana dan prasarana tersebut harus dilakukan perencanaan terlebih dahulu. hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun perencanaan sarana dan prasarana kantor adalah penyimpanan dan pemeliharaan sarana dan prasarana.. - Sarana dan prasarana dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Sarana dan prasarana menjadi faktor penunjang dalam menjalankan berbagai aktivitas. Walau kedua hal ini terdengar mirip, sebenarnya sarana dan prasarana merupakan dua hal yang berbeda. Definisi sarana dan prasarana Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, pengertian sarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud dan dari buku Manajemen Pendidikan 2020 karya Suhelayanti dan kawan-kawan, secara etimologis, sarana diartikan sebagai alat langsung yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan prasarana berarti alat tidak langsung yang dimanfaatkan untuk meraih tujuan. Bisa disimpulkan jika sarana dan prasarana merupakan seluruh benda, baik yang bergerak ataupun tidak, digunakan untuk meraih tujuan bersama. Pembuatan sarana dan prasarana disesuaikan dengan yang dibutuhkan organisasi atau lembaga atau perusahaan. Menurut Joharis Lubis dan Haidir dalam buku Administrasi dan Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia Optimalisasi Bagi Personel Sekolah dan Korporasi 2019, sarana dan prasarana membantu proses kegiatan berjalan lancar, teratur, efektif, serta efisien. Baca juga Fasilitas Publik Bagi Disabilitas, Jawaban Belajar dari TVRI 6 Juni SMPFungsi sarana dan prasarana Dalam menjalankan aktivitas atau kegiatan, adanya sarana dan prasarana tentunya sangat membantu kelancaran serta efisiensi prosesnya. Pada dasarnya, fungsi dari sarana dan prasarana bergantung pada penggunaan dan bidangnya. Artinya antara bidang yang satu dengan lainnya, akan membutuhkan sarana dan prasarana yang berbeda. Contoh kebutuhan sarana dan prasarana di bidang pendidikan, tentunya berbeda dengan transportasi dan kesehatan. Secara umum, sarana dan prasarana mempunyai empat fungsi utama, yakni Mempermudah proses kerjaSarana dan prasarana berfungsi untuk mempermudah proses kegiatan, supaya tujuan bersama dapat tercapai. Mempercepat proses kerjaSelain mempermudah, adanya sarana dan prasarana juga mempercepat proses kerja suatu organisasi atau lembaga. Meningkatkan produktivitasProduktivitas kegiatan dapat meningkat karena terbantu oleh adanya sarana dan prasarana. Hasilnya lebih berkualitasOleh karena produktivitas meningkat, hasil kerja juga lebih berkualitas. Karena adanya sarana dan prasarana dapat mempermudah serta mempercepat proses kerja. Baca juga Kebijakan Publik Pengertian, Tujuan dan Ciri-ciri Ruang lingkup sarana dan prasarana Dalam jurnal Efektivitas Pemanfaatan Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Layanan 2018 karya Tri Firmansyah, dkk, dituliskan jika ruang lingkup sarana dan prasarana dapat dibagi menjadi tiga, yakni Habis atau tidaknya penggunaanSarana dan prasarana bisa dikelompokkan berdasarkan habis atau tidaknya penggunaan. Dengan demikian organisasi dapat menentukan sarana dan prasarana apa saja yang diperlukan. Bergerak atau tidaknyaSelain dari habis atau tidaknya, sarana dan prasarana juga dapat ditinjau dari bergerak atau tidaknya suatu alat. Contoh alat yang dapat bergerak adalah kendaraan. Sedangkan contoh alat yang tidak dapat bergerak ialah mesin dan komputer. Hubungannya dengan kegiatanSarana dan prasarana juga dapat dikelompokkan berdasarkan hubungan alat dengan kegiatan. Artinya alat tersebut digunakan langsung atau tidak. Contohnya dalam sarana dan prasarana pendidikan, kendaraan tidak menjadi alat langsung yang digunakan, tetapi papan tulis dan meja bangku menjadi alat langsung yang dipakai. Baca juga Pelayanan Publik Pengertian dan Asas-Asasnya Contoh sarana dan prasarana Berikut beberapa contoh sarana dan prasarana

dalam mengadakan sarana dan prasarana kita harus melakukan